Warung Senggol

Bincang Santai dengan Pakar, Pelaku dan Pemerhati Internet atau Teknologi Informasi dari Indonesia

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya”, itulah kata mutiara yang dikumandangkan oleh Bung Karno di pidato terkenalnya yang diberi nama ‘Jas Merah‘ (kepanjangan dari Jangan Sampai Melupakan Sejarah). “Lho apa hubungannya sama podcast?”, saya dengar kalian berteriak, sebentar tak jelasin.

Memang kita sudah hidup di Indonesia yang sudah merdeka, dalam artian klasik tidak dijajah lagi oleh negara lain.  Lebih lagi, kalau dilihat dari konteksnya, istilah ‘Pahlawan’ yang disebut oleh Bung Karno diatas adalah ‘Pahlawan’ kemerdekaan, seperti misalnya Pattimura, Cut Nya’ Dhien, atau Pangeran Diponegoro.  Merekalah yang berjuang tanpa pamrih sampai mngorbankan nyawa mereka sendiri sehingga kita bisa memiliki kebebasan seperti yang kita nikmati sekarang ini.

Fast Forward ke abad ke-21 yang sekarang, pertanyaannya adalah, masih ada nggak sih pahlawan yang kayak gitu, kalau ada, siapa dan apa yang mereka perjuangkan ?

Untuk saya pribadi, salah satu ‘dunia’ yang masih harus banyak diperjuangkan adalah dunia informasi digital.  Dunia ini adalah layaknya seperti Padang Kurusetra dimana perang Bharatayuda masih berkecamuk setiap harinya, walaupun tujuan akhirnya memang bukan untuk kehancuran, tapi lebih untuk kesejahteraan.  Pahlawan-pahlawannya ? Merekalah Arjuna, Bima dan Gatotkaca, yang biasanya maju paling pertama di depan, nggak peduli kalo kena panah/tombak nyasar (emang mempan lagian, lawan Gatotkaca gitu lho, di kasih Brajamusti juga lewat :)).  Mereka ini yang berani melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan oleh orang lain sebelumnya, “To Go where no man has gone before”, dan berhasil !  Mereka ini yang bikin website pertama kali pake notepad, yang nge-blog pake blogspot, yang bikin program pake Assembler, yang bisa mengumpulkan ribuan blogger di satu tempat, dan masih banyak yang lainnya.  They were in the trenches!

Tapi kalau cuman hal-hal yang diatas saja sih, nggak cukup lah untuk bisa dibilang Pahlawan, nggak cukup kalau cuman jadi yang pertama doang (apalagi kalo cuman ngomong ‘pertamax’ di komen blog), lebih dari itu, mereka ini tidah hanya yang pertama tapi juga punya ‘passion’ terhadap apa yang mereka kerjakan, juga tekun dan konsisten di dalam mengerjakan bidangnya.  Terakhir, yang paling penting adalah, setelah mereka berhasil memetik buah dari hasil kerja keras mereka, ilmu yang didapat tidak disimpan sendiri, tapi ‘dikembalikan’ kepada masyarakat, ‘dibagikan’ kepada komunitasnya.  Hal-hal yang spesial inilah yang menurut saya membedakan pahlawan dengan pelaku-pelaku biasa.

Lebih jauh lagi kalau dilihat dari sisi pembelajaran diri dan alih teknologi; orang seringkali bilang “Don’t reinvent the wheel”, artinya kalau sudah ada yang ‘berhasil’ melakukan sesuatu yang sama dengan apa yang ingin kita lakukan, kenapa kita nggak belajar dari mereka ini.  Belajar dari kesalahan-kesalahan mereka (supaya kita nggak ngelakuin kesalahan yang sama), dan belajar mengenai teknik-teknik yang mereka gunakan sehingga mereka bisa berhasil.  Siapa lagi yang paling cocok untuk kita contoh kalau bukan Pahlawan-Pahlawan yang disebutkan diatas ?

Berangkat dari keinginan untuk mengenal lebih baik ‘para pahlawan’ ini, mendengarkan mereka berbagi pengalaman dan ‘belajar’ dari mereka, terwujudlah ide tentang Warung Senggol.

Warung Senggol akan ditayangkan dengan format podcast, dimana di dalam setiap episode, kami akan  mengundang pakar, pelaku, atau pemerhati di bidang Internet atau Teknologi Informasi dan mengajak mereka untuk berbincang santai, berbagi cerita, pengalaman dan ilmu yang mungkin bisa bermanfaat bagi kita semua.

Untuk Episode yang perdana, Warung Senggol mendapat kesempatan untuk berbincang-bincang dengan salah satu tokoh blogger Indonesia yang bisa dibilang sangat influensial dan sudah memberikan kontribusi yang sangat besar di kancah blogging nasional.

Karena masih di dalam proses editing, jadi mohon bersabar.  Sementara itu, sambil nunggu, silahkan subscribe lewat email atau lewat RSS Feed.

“Be The First To Love”

Jangan Lewatkan Edisi Terbaru

Comments

5 Responses to “Pahlawan Informasi Digital”

  1. Wuih, artikel pendahuluan yang indah. Dan telah menggugah dan menggelorakan semangat baru dalam dadaku. Semangat-semangat para pendahulu bangsa ini. Merdeka. !! Jd, nggak mau males lagi niy..hihihi

  2. Idenya baik sekali.. Belajar dari yang sukses.

  3. wah.. salut. salut.. senang ketemu podcast berbahasa Indonesia. Sukses ya.. Saya sudah subscribe feednya di itunes saya. Ditunggu episode berikutnya..

Write a Comment